Kadisdik Lepas 25 Kontingen Pramuka Gema Tunas PKBM ke Tingkat Provinsi Jawa Barat

oplus_0

Majalengka, Nextnews.id-Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Majalengka melepas 25 peserta yang akan mewakili Kabupaten Majalengka dalam ajang Gema Tunas PKBM Jawa Barat 

Sebanyak 25 peserta yang terpilih putra Dan Putri yang dibagi menjadi dua regu untuk mengikuti rangkaian kegiatan Gema Tunas PKBM tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh kepala dinas pendidikan Majalengka Rd H Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Si.

Hadir pula Ketua Forum PKBM Kabupaten Majalengka kepala bidang pendidikan non formal serta jajaran pengurus Forum PKBM dan para pendamping peserta.

 

Budie Winarto kepala bidang PNF memberikan serangan ke peserta yang akan mengikuti gema tunas 

Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Rd H Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa bangga yang mendalam, bahwa langkah yang mereka ambil hari ini bukan sekadar mewakili daerah, melainkan membuktikan bahwa semangat bela negara dan pengembangan diri tidak terbatas pada dinding sekolah formal.

“Kalian adalah bukti nyata, di mana pun kita belajar, siapa pun kita, kita tetap bisa berbakti, berkarya, dan berprestasi, tidak ada bedanya dengan teman teman kalian yang mengenyam pendidikan di sekolah formal. Pramuka Gema Tunas bukan sekadar nama, ini adalah suara generasi yang tak pernah menyerah, yang terus tumbuh meski datang dari pendidikan non formal,” Ujarnya Kamis 17 September 2026

Menurut Umar, pemerintah daerah (Pemkab Majalengka) tidak pernah membeda bedakan pendidikan non formal ataupun pendidikan formal. “Semua sama, kalian adalah anak anak kami, tidak ada bedanya antara sekolah formal dengan anak anak PKBM, buktinya hari ini, Alhamdulillah Pak Bupati melaluii Dinas pendidikan memberikan perhatian besar terhadap kontingen pramuka gema tunas PKBM. Semua biaya, mulai dari makan, transport, dan pakaian ditanggung pemerintah daerah”, ujarnya.

Dijelaskan Umar,, 25 anggota kontingen ini terpilih melalui proses seleksi yang ketat. Mereka datang dari berbagai penjuru desa, dengan beragam latar kehidupan, namun satu hal yang sama, semangat Pramuka yang tertanam kuat di dada. Disiplin, gotong royong, tanggung jawab, dan kasih sayang kepada alam menjadi bekal utama yang mereka bawa.

“Ke Jawa Barat nanti, bawa nama Majalengka. Kalian tunjukkan bahwa anak-anak PKBM memiliki jiwa yang tangguh, hati yang mulia, dan semangat yang tak kalah oleh siapa pun. Disana nanti kalian harus bisa bersosialisasi dengan teman teman dari kabupaten/kota lain, tunjukan bahwa PKBM di majalengka berprestasi. Dan yang lebih penting bagaimana kalian menjadi pribadi yang lebih baik setelah pulang nanti,” pesannya disambut sorak semangat para peserta.

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua Forum PKBM Kabupaten Majalengka H. Dede Ahmad Jafar yang juga merupakan ketua kordinator wilayah Ciayumajakuning Gema Tunas Provinsi Jawa Barat mengatakan, kegiatan pramuka Gema Tunas PKBM tingkat Jawa Barat ini membuktikan bahwa siswa PKBM itu tidak fiktif. “Kegiatan ini membuktikan bahwa siswa PKBM itu ada, mereka tidak kalah dengan para siswa yang melaksanakan kegiatan belajar di pendidikan formal seperti SD, SMP maupun tingkat SMA. Ketika kita memberikan pengetahuan terkait kepramukaan kepada mereka, ternyata anak anak paket C ini mampu mengimbangi mereka yang belajar di pendidikan formal”, ujar H Dede Ahmad Jafar, S.Ag., M.Pd.I.

Lebih jauh Dede Menjelaskan, Sejarah Gema Tunas PKBM ini lahir dari ajang kreativitas para siswa Paket A,B dan C yang ada dibawah pendidikan non formal. Menurutnya, sebelum tahun 2020, pendidikan non formal selalu mengadakan event tahunan unjuk kreativitas siswa yang dibungkus dalam kegiatan Hari Aksara Internasional (HAI). “Namun saat COVID-19 melanda Indonesia Ajang tersebut dihentikan. Baru setelah tahun 2023 ajang kreativitas siswa PKBM kembali dirintis dan lahirlah Gema Tunas PKBM. Pertama kalinya Gema Tunas PKBM ini diselenggarakan di Jatiluhur Purwakarta dan tahun 2026 ini merupakan ajang ke lima kegiatan Gema Tunas PKBM.

Exit mobile version