Revitalisasi SDN Rajagaluh Kidul III Untuk meningkatkan Sarana Pendidikan 

oplus_0

Majalengka ,Nextnees.id-Revitalisasi sarana Pendidikan rusak berat merupakan program prioritas yang bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan akses dan kualitas layanan pendidikan 

Revitalisasi ini dilakukan dengan pola swakelola dimana pendekatan ini membuka peluang sekolah untuk memperbaiki prasarana sesuai dengan kebutuhan dan melibatkan seluruh warga sekolah dalam pelaksanaan.

SDN Rajagaluh Kidul III, Blok Cilimus, Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh saat ini sedang melakukan Pekerjaan revitalisasi bangunan sekolah

Hal itu, membawa harapan besar bagi ratusan siswa, guru, dan orang tua di wilayah timur Majalengka ini untuk mendapatkan fasilitas belajar yang semakin layak, aman, dan nyaman.

Kepala SDN Rajagaluh kidul III, Roynaldy Fajarsyah, S.Pd mengatakan, proyek ini merupakan program revitalisasi bangunan sekolah di Kabupaten Majalengka dimana sejumlah ruang kelas sudah mulai diperbaiki, dicat ulang, dan dilengkapi fasilitas dasar. Pembangunannya meliputi tiga ruangan untuk rehab ditambah satu ruang administrasi kemudian satu bangunan toilet itu untuk rehab dan untuk bangunan baru meliputi satu bangunan toilet lima pintu ditambah dengan tiga ruangan kelas baru berikut mebelernya serta penataan halaman dan area bermain agar lebih aman dan kondusif untuk kegiatan belajar mengajar. “Insya Allah untuk pelaksanaan pekerjaan akan sesuai RAB yang telah ditetapkan dan para pekerjapun melibatkan warga setempat”, jelas Roy.

“Kami sangat bersyukur kegiatan revitalisasi akhirnya bisa dimulai. Dengan perbaikan menyeluruh ini, kami berharap seluruh ruang kelas menjadi layak digunakan, tidak ada lagi ruangan yang bocor atau dinding retak. Anak-anak bisa belajar lebih tenang, guru pun lebih semangat mengajar di lingkungan yang bersih, rapi, dan aman, saya atas nama guru-guru serta warga disini sangat bahagia, mengingat ada program yang luar biasa dari Bapak Presiden Prabowo. Dulu sekolah kami kondisinya bisa dikatakan kumuh dan terbengkalai Serta murid kami hanya 50 orang, dan Alhamdulillah sekarang karena adanya program revit ini, bangunannya akan lebih terlihat luar biasa, sangat jauh berbeda dari sebelumnya ini mungkin bisa menarik siswa kedepannya untuk bersekolah disini”, ungkap Roy.

Roy menambahkan dengan adanya program revit ini satu visi dengan sekolah yang dipimpinnya, dimana visi misi sekolahnya adalah BISA, menurut Roy “B” nya sendiri adalah Berkarakter dimana kita mulai dari hal-hal sederhana Masuk kelas, pulang kelas dengan cara berbaris dan periksa kebersihan, kemudian “I” nya adalah inovatif dimana guru guru dituntut untuk berinovasi dalam kegiatan pembelajaran, terutama bisa melibatkan media yang kekinian, sementara “S”nya itu sehat. “Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini lingkungan kami lebih tertata. Tinggal kita menjaga supaya lebih terawat, lebih sehat. Bangunan yang sehat otomatis akan melahirkan siswa-siswa juga yang sehat dan akan kita jaga. ditambah program Bapak Bupati setiap satu minggu sekali ada program Geber itu akan terus kita galakan kemudian “A”nya itu ada adaptif, adaptif ini para guru harus senantiasa melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kondisi zaman sekarang apalagi dengan media teknologi yang sekarang sudah membanjiri siswa, pasti guru juga pun jangan tertinggal dari kemampuan para siswanya”, jelas Roynaldy.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Rd H Muhammad Umar Ma’rup melalui Kepala Bidang Sekolah Dasar Dr Joko Setiyono menyampaikan, bahwa revitalisasi SDN Rajagaluh Kidul III merupakan bagian dari komitmen Pemkab Majalengka untuk memastikan setiap satuan pendidikan dasar memiliki bangunan yang aman dan memenuhi standar pelayanan minimal.

“Program revitalisasi bangunan sekolah ini adalah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana agar menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ideal bagi peserta didik, sehingga secara keseluruhan SDN Rajagaluh Kidul III akan memiliki kondisi fisik yang jauh lebih baik, ruang kelas memadai, sarana air bersih dan sanitasi layak, serta lingkungan sekolah yang tertata rapi. Ini semua demi terciptanya suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa dan guru,” ungkap Joko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *