Kepala Diduga Mencari keuntungan, Pekerjaan TPT di Desa Ciranca Dipertanyakan

Majalengka, Nextnews.id-Pemerintah Indonesia melalui program Nawa Cita Pemerintah RI telah menggelontorkan Dana Desa mulai Tahun 2015 sebagai implementasi dari UU Desa No.6 Tahun 2014. Dimana UU Desa telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat
          Desa memiliki kewenangan penuh dalam mengelola potensi yang dimilikinnya guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dana Desa mulai banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat
            Seharusnya Dana Desa yang mempunyai prinsip swakelola dan berbasis sumber daya desa yang seharusnya pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan desa mengutamakan pelaksanaan secara mandiri dengan mengutamakan tenaga, pikiran dan keterampilan warga desa serta kearifan lokal namun pada kenyataannya berbeda dengan keinginan Warga
        Hal ini terjadi di Desa ciranca kecamatan malausma kabupaten Majalengka Dalam papan proyek tertulis anggaran Dana Desa untuk TPT dengan volume 280 kubik dengan anggaran 309 juta dengan
           Nilai anggaran yang sangat besar dalam per kubiknnya sehingga menimbulkan pertanyakan warga karena mereka menduga proyek pekerjaan tersebut untuk mencari keuntungan apalagi ada dugaan pekerjaan itu diborongkan
Ini anggaran sangat besar kubikasi yang dipake oleh oleh desa. koepisien kurang muncul untuk pekerjaan di desa, dengan harga per kubik Lebih dari 1,2 juta rekanan pemborong pasti pada ingin mendapat proyek seperti itu karena itu kubikasi dinas.
             Untuk satu kubik Kebutuhan material yaitu batu, pasir Dan Senen Portland Adapun harga material batu belah dalam SBD Majalengka sekitar 165 ribu per kubik, material pasir 170 ribu per kubik. Untuk satu kubik diperlukan semen 132 kilo Serta upah kerja terpasang sekitar 150 ribu per kubik
             Sementara menurut Ohan kepala Desa Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menjelaskan, silahkan saja konfirmasi dengan TPK desa, saya lupa lagi volume pekerjaan dan anggaran dana Desa,
        Ketua LPM yang merangkap ketua TPK saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, pekerjaan ini tidak diborongkan,
           “Pekerjaan ini Lebih murah dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun sekarang 308 tapi kubikasi lebih banyak. Untuk RAB harga kubikasi itu hasil dari proses verifikasi orang dinas PUTR kecamatan Bantarujeg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *