Majalengka,Nextnews.id-Adanya tudingan terhadap Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka terkait dugaan adanya pengkondisian pengadaan mebeuler sekolah penerima bantuan DAK 2013 ini mendapat bantahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka melalui Kabid penyelenggara SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka,
Memet Ahmad Slamet, M. Pd. Dalam keterangannya kepada media ini Ia menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majalengka tidak pernah mengkondisikan atau mengarahkan salah satu pihak atau perusahaan untuk mengedrop mebeuler atau bahan material lainnya kepada sekolah penerima bantuan DAK tersebut. Ditegaskannya pihaknya (Disdik) tidak pernah melakukan komitmen kerja sama dengan pihak manapun atau perusahaan apapun terkait pengadaan barang material termasuk mebeuler, katanya.
“Adapun pengusaha yang datang ke kantor disdik dan ingin menawarkan barang produknya ke sekolah, saya selalu mempersilahkan untuk menawarkan langsung kepada pihak sekolah, “ujar Memet yang ditemui dikantornya Selasa (9/01/24). Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah diberikan kebebasan untuk membeli bahan material seperti baja ringan, genteng dan juga mebeuler lainnya tersebut. Yang penting harga dan kualitasnya masuk dan tidak keluar dari RAB. Jadi tidak benar jika disdik telah intervensi dalam pengadaan barang material dan mebeuler terhadap sekolah, ujarnya.
“Untuk pengadaan mebeuler ini mengacu pada peraturan pemerintah yang berprinsip pada kebagusan barang, kekokohan dan ringan untuk dipindahkan (dibawa).Jadi tidak ada penjelasan secara spesifik tentang jenis kayu yang harus digunakan dalam pengadaan mebeuler berdasarkan pada peraturan tersebut, katanya. Untuk pembangunan sekolah yang sumber anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2023 baik untuk sekolah SD maupun SMP pembangunan dan pengadaan barangnya semua diserahkan kepada kepada panitia pokmas dan sekolah, “terang Memet.
Sementara menurut Dian, salah satu pengusaha mebeuler CV. Jati Astri , yang beralamat di Desa Ranji kulon Kecamatan Kasokandel Kabupaten Majalengka, Rabu (10/01/24) mengatakan bahwa pihaknya telah menerima pesanan atau orderan Mebeuler dari beberapa sekolah baik SD maupun SMP tahun 2023 untuk jenis meja, kursi dan lemari sekolah, katanya. Adapun orderannya sendiri itu ada yang langsung dari sekolah dan ada yang melalui pihak lain, katanya. Ia mengaku telah mengerjakan orderan mebeuler sekolah ini sesuai dengan yang tertera dalam gambar dan RAB. Adapun kualitas kayu yang dipakai yaitu jenis kayu nomer 2, pungkasnya. (Wan)
