Majalengka,Nextnews.id-program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Sangiang kecamatan Banjaran kabupaten Majalengka Jawa barat pelaksanaannya diduga bermasalah
Seharusnya pelaksanaan SPAM di blok Sangiang Rahayu Tapi dalam pelaksanaannya diblok Maranggi hal itu menjadi sorotan masyarakat karena blok Maranggi tidak kekurangan Air serta Air sudah mengalir ke rumah masing masing masyarakat,
Masyarakat sempat menolak untuk di pasang water meter karena air sudah ada sebelum progam SPAM Itu datang namun pihak CV selaku pengelola proyek tersebut melaksanakan program di blok tersebut
Pekerjaan SPAM tersebut sempat diberhentikan karena di anggap bermasalah Dan memuai protes dari masyarakat selain Itu muncul adanya pungutan untuk pemasangan Air
“Seharusnya program SPAM ini di blok Sangiang Rahayu bukan di blok Maranggi karena diblok Maranggi sudah pada punya air bersih yang masuk ke rumah dengan mandiri. “Ungkap salah seorang warga setempat kepada wartawan. Selasa 14 Nopember 2023.
Lanjut dia mengatakan, kami sudah Punya Air bersih sebelum kenapa tiba-tiba mau dipasang water meter karena Air sudah Ada,
“Program ini bukan diblok kami karena diblok kami sebagian besar sudah punya secara mandiri seja dulu kala bahkan turun temurun Air itu sudah Ada lalu mau pasang water meter Dan diminta uang senilai Rp 60 ribu per konsumen,
Sementara menurut sekertaris Desa Sangiang Saat dikonfirmasi mengatakan, itu ada perubahan tempat dilaksanakannya kegiatan tersebut namun Sebelum kami Juga tidak tahu karena program tersebut pengajuan oleh kepala desa yang dulu.
